Posts

Showing posts with the label Kitab Kuning

Keadaan Hati Saat Sedang Cinta Dan Marah

Image
Seorang Syaikh berjalan dengan para muridnya. Mereka melihat ada sebuah keluarga yang sedang bertengkar dan saling berteriak. Syaikh tersebut berpaling kepada muridnya dan bertanya : “Mengapa orang saling berteriak jikalau mereka sedang marah?”  Salah seorang murid menjawab: “Karena kehilangan kesabaran, lantaran itulah mereka berteriak.” “Tetapi , mengapa harus berteriak kepada orang yang berada di sebelahnya?Bukankah pesan yang beliau sampaikan boleh diucapkan dengan perlahan saja?” tanya Syaikh menguji murid-muridnya. Muridnya pun saling memperlihatkan jawaban, namun tidak satupun tanggapan yang mereka sepakati. Akhirnya Syaikh berkata: “Bila dua orang sedang marah, ketahuilah hati mereka saling berjauhan. Untuk sanggup menempuh jarak yang jauh itu, mereka mesti berteriak semoga perkataannya sanggup didengar. Semakin marah, maka akan semakin besar lengan berkuasa teriakannya. Karena jarak kedua hati semakin jauh. Begitu juga sebaliknya, di ketika kedua manusia salin...

Liciknya Budi Bulus Setan

Image
Sebagaimana yang kita sadari bahwa apa yang tiba ke pikiran atau hati kita lepas dari kemampuan kita untuk memilihnya apakah dorongan baik atau buruk. Kalau ada dorongan baik itu tiba dari setan sebagai budi kancil atau dari malaikat Mulhim atau dari Allah Ta'ala langsung. Setelah kita tahu bahwa getaran ( خطر ) itu baik dan tiba dari Allah Ta’ala dan malaikat Mulhim, maka segeralah dilaksanakan. Namun, waspadalah! alasannya ialah setan mempunyai 7 cara untuk menggodamu. Pertama, setan menghalang-halangimu untuk mengerjakan dorongan baik itu. Jika kita dijaga oleh Allah, maka kita akan menolak setan itu dengan perkataan batinmu ; “Aku sangat membutuhkan sekali amal baik itu. Karena saya harus mencari bekal dari dunia yang fana ini untuk akhiratku yang abadi.” Kedua, jikalau kita tetap besar lengan berkuasa teguh untuk mengerjakan amal baik itu, maka setan membujuk kita untuk taswif (menunda-nunda). Jika kita dijaga oleh Allah Ta’ala, maka kita akan menolaknya dengan ka...

Kisah Pertama Kalinya Shalat Mayit Di Bumi

Image
Hasan Al-Bashri menceritakan dari Ubay bin Ka'ab, bahwa tatkala Adam as. menjelang ajal, beliau menginginkan buah dari buah surga. Lalu anak-anaknya berangkat mencarikan buah untuknya. Di dalam perjalanan mereka bertemu dengan malaikat. Malaikat itu bertanya, "Wahai belum dewasa Adam mau kemanakah kalian?" Mereka menjawab, "Ayah kami menginginkan buah dari surga." Malaikat itu berkata kepada mereka, "Kembalilah! Kalian sudah cukup berbuat untuknya." Mereka menghentikan pencarian hingga di situ, kemudian dicabutlah nyawa Adam as. Kemudian mereka memandikannya, menaburi tubuhnya dengan wangi-wangian dan mengkafaninya. Lalu Jibril dan belum dewasa Adam as. beserta para malaikat menshalatinya, kemudian menguburkannya. Lalu para malaikat itu berkata, "Inilah yang harus kalian lakukan terhadap mayat kalian." Sumber: Kitab Miftahu ad-Daru as-Sa’adah

Pekerjaan Yang Paling Baik Berdasarkan Nabi

Image
Dikatakan, "Wahai Rasulullah, pekerjaan apakah yang paling baik?" dia bersabda: "Pekerjaan seorang pria dengan tangannya sendiri dan setiap jual beli yang baik (jujur/tanpa menipu)." (HR. Ahmad) Hadits diatas menunjukkan pada ketetapan karakter-karakter dalam mencari pekerjaan. Suatu ketika Rasulullah ditanya, “Pekerjaan apa yang paling baik?”, dia menjawab, “Yang paling halal dan paling berkah”.  Pekerjaan dengan tangannya sendiri lebih didahulukan daripada jual beli yang baik, menunjukkan bahwa itulah yang paling utama. Dan menunjukkan pula bahwa berdagang juga baik. Adapun para ulama berbeda pendapat dalam memandang pekerjaan yang paling utama. Imam Mawardi berkata: “Pokok-pokok pekerjaan ada tiga, yaitu; bertani, berdagang, dan jasa/pegawai”. Sebagian pengikut mazhab Syafi’i berpendapat, bahwa pekerjaan paling baik ialah berdagang. Sedang Imam Mawardi berpendapat, berdasarkan saya, yang paling sahih dari pendapat para pengikut Syafi’i, bahwa pekerja...