Posts

Showing posts with the label artikel

Tragedi Percobaan Pembunuhan Terhadap Presiden Sukarno

Image
Belakangan, kesaksian percobaan pembunuhan terhadap Presiden Sukarno tatkala sedang khusyuk melaksanakan sholat Idul Adha 14 Mei 1962 yang melukai politisi Partai NU KH. Zainul Arifin (Ketua DPRGR) mulai bermunculan di media massa dan buku-buku sejarah. Sebelumnya, kejadian tersebut terkesan agak ditutupi. Hal ini berlangsung sebab kala itu pemerintahan Sukarno berusaha keras mencegah media massa ajaib menyoroti duduk masalah Islam radikal di Indonesia dan menganggap negeri ini mempunyai bahaya keamanan serius, sementara Indonesia sedang diambang menjadi tuan rumah perhelatan olahraga paling akbar di benua Asia, Asian Games. Akibatnya, pemberitaan percobaan pembunuhan terhadap Kepala Negara dari jarak yang begitu erat cenderung spekulatif. Detasemen Kawal Pribadi (DKP) Presiden lebih menentukan tutup mulut  mengenai hal itu. Kesaksian Mangil Martowijoyo AKBP Mangil Martowijoyo dalam autobiografinya Kesaksian ihwal Bung Karno, 1945-1967(1999: 331) sebagaimana dikuti...

Hukum Merokok Berdasarkan Al-Qur’An Dan Hadits

Image
Sejak awal masa XI Hijriyah atau sekitar empat ratus tahun yang lalu, rokok dikenal dan membudaya di aneka macam belahan dunia Islam. Sejak itulah hingga kini aturan rokok gencar dibahas oleh para ulama di aneka macam negeri, baik secara kolektif maupun pribadi. Perbedaan pendapat di antara mereka mengenai aturan rokok tidak sanggup dihindari dan berakhir kontroversi. Itulah keragaman pendapat yang merupakan fatwa-fatwa yang selama ini telah banyak terbukukan. Sebagian di antara mereka menfatwakan mubah alias boleh, sebagian berfatwa makruh, sedangkan sebagian lainnya lebih cenderung menfatwakan haram. Kali ini dan di negeri ini yang masih dilanda krisis ekonomi, pembicaraan aturan rokok mencuat dan menghangat kembali. Pendapat yang bermunculan selama ini tidak jauh berbeda dengan apa yang telah terjadi, yakni tetap menjadi kontroversi. Kontroversi Hukum Merokok Seandainya muncul fatwa, bahwa korupsi itu hukumnya haram berat sebab termasuk tindak sariqah (pencurian), maka ...

Hukum Komunikasi Intim Atau Pacaran Via Medsos

Image
Berikut ini ialah salah satu hasil bahtsul masail diniyyah atau pembahasan duduk kasus keagamaan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadiat Lirboyo Kediri 20-21 Mei 2009 lalu. Beberapa media massa sempat memberitakan bahwa lembaga ini mengharamkan Facebook, sebuah jaringan komunikasi dunia maya. Ternyata tidak sesederhana itu.  Dewasa ini, perubahan yang paling ngetop dengan terciptanya kemudahan komunikasi ini ialah tren korelasi muda-mudi (ajnabi) via HP yang begitu akrab, dekat dan bahkan over intim. Dengan kemudahan audio call, video call, SMS, 3G, Chatting, Friendster, facebook, dan lain-lain. Jarak ruang dan waktu yang tadinya menjadi rintangan terjalinnya keakraban dan kedekatan korelasi lawan jenis nyaris hilang dengan korelasi via HP. Lebih dari itu, nilai kesopanan dan keluguan seseorang bahkan ketabuan sekalipun akan sangat gampang ditawar menjadi suasana fair dan vulgar tanpa batas dalam korel...

Benarkah Nabi Muhammad Sesat Sebelum Diutus Allah?

Image
Beredar luas ceramah seorang ustadz, yang tengah naik daun di kalangan anak muda, yang menyampaikan bahwa maulid Nabi Muhammad itu seolah memeringati sesatnya Nabi Muhammad. Karena menurutnya, Nabi Muhammad dilahirkan dalam keadaan sesat. Ustadz yang pernah mengaku tidak lulus pesantren, dan pernah di penjara, lantas kemudian hijrah itu, beropini bahwa hal itu mengacu pada QS ad-Dhuha ayat 7, yang berbunyi: ‎وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَىٰ Kata dhallan dalam ayat tersebut diartikan sebagai sesat oleh sang ustadz. Dengan bertanya pada seorang ustadz lain yang ada disampingnya, ayat tersebut diterjemahkan menjadi “ketika Allah mendapatimu dalam keadaan SESAT kemudian Allah memberimu petunjuk”. Terjemah semacam ini berbeda dengan terjemahan Kemenag: “Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, kemudian Dia menunjukkan petunjuk”. Menerjemahkan kata dhall dalam konteks surat ini sebagai sesat amat sangat berbahaya. Bagaimana bila kita lihat kitab Tafsir? Tafsir ...

Pembantaian Penduduk Mekkah Oleh Wahabi (Tahun 1922 M)

Image
Serangan Wahabi atas Hijaz (Mekkah, Madinah dan Sekitarnya) Tahun 1342 H/1922 M Ketika dunia Islam sedang mengobati luka-lukanya dari luka-luka perang dunia ke-2, fokus dengan seluruh yang meliputinya, dan merapihkan apa yang berantakan. Ketika dunia islam bersungguh-sungguh dalam menjaga kelangsungan hidupnya dari banyak sekali ancaman dengan mempersatukan bagian-bagiannya, menghimpun jamaahnya, tiba-tiba dunia Islam dikagetkan oleh Wahabi dengan serangan-serangannya atas tanah haramain (Mekkah dan Madinah). Mereka mengejutkan Mekkah dan Madinah dengan penyerbuan-penyerbuan mereka, menumpahkan darah-darah tidak berdosa di kedua kota haram itu, menghancurkan makam-makam mulia, melaksanakan aksi-aksi paling keji, paling brutal, yang menciptakan tubuh bergetar dan jantung orang beriman berdegup kencang. Sesungguhnya mereka telah membunuh di kota Thaif saja mendekati jumlah dua ribu orang-orang Islam, yang di antara mereka para ulama, orang-orang shaleh, kaum wanita dan anak-anak. Me...

Pembunuhan Keji Keturunan Nabi Oleh Wahabi

Image
Serangan Wahabi atas Hijaz (Mekkah, Madinah dan Sekitarnya) Tahun 1342 H atau 1922 M, Ketika dunia Islam sedang mengobati luka-lukanya dari Perang Dunia ke-2, fokus dengan seluruh yang meliputinya, dan memperbaiki keadaan yang luluh lantak. Ketika Dunia Islam sedang bersungguh-sungguh dalam menjaga kelangsungan hidupnya dari banyak sekali ancaman dengan mempersatukan bagian-bagiannya dan menghimpun jamaahnya. Tiba-tiba dunia Islam dikagetkan oleh Wahabi dengan serangan-serangannya atas tanah suci Haramain (Mekkah dan Madinah). Mereka (kaum Wahabi) mengejutkan Mekkah dan Madinah dengan penyerbuan-penyerbuan mereka (kaum Wahabi), menumpahkan darah-darah tidak berdosa di kedua tanah suci Kota Haram itu, menghancurkan makam-makam mulia, melaksanakan aksi-aksi paling keji, paling brutal, yang menciptakan tubuh bergetar dan jantung orang beriman berdegup kencang. Sesungguhnya mereka (kaum Wahabi) telah membunuh insan di kota Thaif saja sudah mendekati jumlah Dua Ribu (2000) oran...

Sejarah Penghancuran Makam Keluarga Dan Sobat Nabi

Image
Rabu 8 Syawal 1345 Hijriah bertepatan dengan 21 April 1925 mausoleum (kuburan besar yang amat indah) di Jannatul al-Baqi di Madinah diratakan dengan tanah atas perintah Raja Ibnu Saud. Di tahun yang sama pula Raja Ibnu Saud yang Wahabi itu menghancurkan makam orang-orang yang disayangi Rasulullah saw. (ibunda, istri, kakek dan keluarganya) di Jannat al-Mualla (Mekah). Penghancuran situs bersejarah dan mulia itu oleh Keluarga al-Saud yang Wahabi itu terus berlanjut sampai sekarang. Menurut beberapa ulama apa yang terjadi di tanah Arabia itu yakni bentuk aktual konspirasi Yahudi melawan Islam, di bawah kedok Tauhid. Sebenarnya, tujuan utamanya yakni secara sistematis ingin menghapus pusaka dan warisan Islam yang masih tersisa biar Kaum Muslim terputus dari sejarah Islam. Asal Muasal al-Baqi Secara harfiah “al-baqi” berarti taman pepohonan. Dikenal juga sebagai “Jannat al-baqi” alasannya yakni “keramatnya” semenjak keluarga dan sobat Rasulullah dimakamkan di daerah ini. S...

Perumpamaan “Hati” Berdasarkan Syaikh Ibnu Atho’Illah

Image
“Masing masing menerima sebidang tanah yang ukurannya sama persis. Yang satu segera memulai menggarapnya dengan membersihkan dari rumput-rumput, mencangkul dan membalikkan tanah lalu mulai menanaminya dengan benih-benih terbaik, tak lupa mengairi secukupnya sambil berharap limpahan hujan. Setiap waktu menjaganya, memberi pupuk seperlunya. Dan Akhirnya ia berhasil memperoleh hasil panen yang menggembirakan atas jerih payahnya. Sedang satunya lagi tidak segera menggarap malah membiarkan tanah terbengkalai, rumput liar tumbuh tinggi di mana-mana. Seperti tak bertuan. Sayang, ia masih tak peduli dan tetap saja membiarkannya begitu saja. Tanpa disadari tanahnya justru menjadi sarang ular berbisa. Kalau saja tidak berhati-hati mungkin lama-lama akan membinasakannya. Sebagaimana tanah, begitu juga hatimu!”  demikianlah Syaikh Ibnu Atho’illah menasehati kita semua. Keterangan: Rumput liar, berbisa maksudnya: sombong , iri dengki , dan ujub Sumber: Kitab Tajul Arusy

Makna Cinta Allah Dan Rasul-Nya Berdasarkan Imam Nawawi

Image
Pada suatu hari, orang Arab pedalaman bertanya kepada Nabi SAW wacana hari kiamat. "Kapan tiba hari kiamat?" tanyanya. Lalu, dia balik bertanya, "Apa yang sudah kau persiapkan untuk menyambut kedatangannya?" Lalu, orang tersebut berkata, "Tidak ada persiapan apa-apa, selain saya cinta Allah dan rasul-Nya." Nabi SAW bersabda, "Anta ma`a man ahbabta (engkau bersama orang yang kau cintai)." (HR Bukhari dari Anas) Hadis ini, berdasarkan Imam An-Nawawi, pengarang Syarah Shahih Muslim , membuktikan keutamaan cinta kepada Allah dan rasul-Nya serta juga cinta kepada penggiat kebaikan dan orang-orang yang selalu melaksanakan kebaikan, baik mereka yang masih hidup maupun yang sudah mati. Cinta itu sendiri, berdasarkan banyak pakar, menunjuk pada suatu kehendak dan kecenderungan jiwa yang besar lengan berkuasa kepada sesuatu. Kecenderungan ini timbul alasannya ialah faktor-faktor kesenangan, kemanfaatan, dan keutamaan. Cinta kepada Allah dan rasul-...

Upaya Basuh Otak Fanatisme Berlebihan Dan Ujaran Kebencian

Image
Sang Hujjatullah Imam Ghazali menyatakan bahwa penanaman aqidah dengan cara basuh otak (ta'assub/ fanatisme berlebihan) kepada orang awam yang gres memulai mencar ilmu agama sungguh sanggup menjadikannya sulit mendapatkan kebenaran, meski dengan dalil yang kuat. Penyesatan yang banyak dilakukan akhir-akhir ini dengan isu dan fatwa hoax yang tidak menurut dalil yang besar lengan berkuasa dan terverifikasi sungguh mengakibatkan generasi yang kurang bakir dan fanatik serta memahami dan mengamalkan anutan Islam secara dangkal dan parsial. Lebih parah lagi dengan adanya majlis-majlis liqo' atau majlis ta'lim yang diisi oleh ustadz/kyai yang blm layak berceramah sebab pengetahuan agama mereka yang masih minim disertai dengan ujaran kebencian, provokasi serta kepentingan-kepentingan sempit golongan atau politik. Kondisi tersebut mengakibatkan mereka sulit dikembalikan kepada anutan dan aqidah yang benar, meski dengan dalil yang kuat. Dalam beberapa diskusi di media umum atau ...

Hati-Hati Mengagumi Dai Atau Kyai Pengagum Duniawi

Image
Interaksi satu sama lain tidak bisa dihindari dalam kehidupan di dunia. Hanya saja dalam konteks perbaikan diri, yang diharapkan yaitu interaksi atau pergaulan dengan mereka yang lebih bisa menahan diri dari segala larangan Allah SWT. Kita yang masih dalam proses “perbaikan”, “pendidikan”, atau “penggemblengan” diri, dilarang salah bergaul. Kita yang masih dalam “proses” ini perlu mencari orang yang sanggup menahan hawa nafsu atau dorongan dalam dirinya meskipun ia sendiri bukan orang yang menghafal ratusan ayat Al-Qur’an, ribuan hadits Rasulullah SAW, atau mereka yang kerap berkhutbah dan ceramah agama. Mereka yang sedang berusaha keras dalam mengendalikan nafsu, berupaya berakhlak baik, mencoba pintar menjaga ucapan, dan sedang berguru menahan tangan semoga tidak melukai orang lain atau menulis termasuk men-share semacam broadcast provokatif, ujaran kebencian, serta meresahkan atau video yang tidak bermanfaat bagi orang lain apalagi hoaks, tidak membutuhkan pergaulan dengan ...